Beranda Jak-Tech HP Tidak Bisa Charge? Tips Membersihkan Port Charger Tanpa Perlu ke Tukang...

HP Tidak Bisa Charge? Tips Membersihkan Port Charger Tanpa Perlu ke Tukang Servis

5
HP Tidak Bisa Charge? Tips Membersihkan Port Charger Tanpa Perlu ke Tukang Servis

Jak Buzz – Pernahkah Anda berada dalam situasi panik saat sedang mengantre tap-in di halte TransJakarta atau stasiun MRT, lalu menyadari baterai HP tinggal 2 persen, tetapi saat dicolok ke power bank, pengisian dayanya justru tidak masuk?

Anda mencoba menggoyang-goyangkan kabel, menekannya sedikit lebih keras, sampai akhirnya pasrah karena ponsel mati tepat saat kode QR pembayaran harus dipindai.

Bagi warga Jakarta yang hidupnya serba cashless dan bergantung pada aplikasi transportasi, ponsel yang gagal mengisi daya adalah petaka kecil di tengah hiruk-pikuk kota.

Masalahnya, banyak dari kita yang langsung menyalahkan kualitas kabel murah atau menganggap baterai sudah mulai “soak”.

Padahal, tersangka utamanya sering kali bukan kerusakan sirkuit, melainkan tumpukan debu halus dan serat kain kantong celana yang mengendap di dalam lubang (port) charger.

Polusi Jakarta yang tinggi serta kebiasaan kita mengantongi ponsel di saku celana jeans saat komuter dari Depok ke Sudirman menciptakan kombinasi mematikan bagi kebersihan perangkat.

Serat mikroskopis ini perlahan memadat di dalam port, menghalangi konektor kuningan untuk bertemu secara sempurna dengan kepala kabel.

Lantas, gimana caranya membersihkan area sensitif ini tanpa harus merogoh kocek untuk jasa servis di pusat perbelanjaan elektronik?

Seni Membersihkan Tanpa Merusak

Langkah pertama yang harus dipahami: jauhkan benda logam. Menggunakan jarum pentul atau peniti untuk mengorek lubang charger adalah cara tercepat untuk membuat ponsel Anda benar-benar mati total.

Logam dapat menghantarkan listrik statis atau membengkokkan pin kuningan yang sangat rapuh di dalamnya.

Alat paling ampuh yang bisa ditemukan di meja kantor atau kos-kosan adalah tusuk gigi kayu yang diruncingkan atau interdental brush (sikat gigi kecil untuk behel).

Caranya sederhana namun butuh ketenangan, layaknya saat Anda menunggu pesanan kopi di Senopati. Matikan ponsel terlebih dahulu untuk menghindari risiko korsleting pendek.

Gunakan senter dari ponsel teman untuk melihat ke dalam lubang. Jika Anda melihat gumpalan abu-abu yang padat, itulah “musuh” kita. Masukkan tusuk gigi secara perlahan, lalu lakukan gerakan mencungkil dengan lembut dari satu sisi ke sisi lain.

Jangan menekan terlalu dalam ke arah mesin; kita hanya ingin mengangkat kotoran yang mengganjal.

Keajaiban Udara Tekan

Uniknya lagi, banyak orang yang mencoba meniup port charger dengan mulut. Ini justru berisiko. Napas manusia mengandung uap air yang jika bertemu dengan komponen elektrik bisa memicu korosi dalam jangka panjang.

Solusi yang lebih profesional adalah menggunakan compressed air atau udara bertekanan dalam kaleng yang banyak dijual di toko daring. Semprotkan dalam durasi singkat agar embun tidak terbentuk.

Udara dingin ini akan meniup sisa-sisa debu yang sudah dilonggarkan oleh tusuk gigi tadi. Setelah bersih, Anda akan merasakan sensasi “klik” yang memuaskan saat kabel dicolokkan kembali sebuah tanda bahwa koneksi sudah kembali solid.

Mencegah Lebih Baik daripada Servis

Agar kejadian ini tidak berulang saat Anda sedang asyik ngopi sore atau dalam perjalanan pulang di kereta komuter, ada baiknya melakukan perawatan preventif.

Penggunaan casing yang memiliki penutup port (dust plug) sangat disarankan bagi Anda yang sering beraktivitas di luar ruangan.

Membersihkan port charger secara rutin setiap dua atau tiga bulan sekali bisa menyelamatkan umur panjang perangkat Anda.

Selain menjaga pengisian daya tetap stabil, langkah ini menghindarkan Anda dari pengeluaran tidak terduga untuk mengganti komponen charging port yang sebenarnya masih berfungsi dengan baik.

Memang terdengar sepele, tetapi di kota yang menuntut gerak cepat seperti Jakarta, memastikan perangkat tetap “bernyawa” adalah kunci untuk tetap produktif.

Jadi, sebelum Anda memutuskan untuk membeli kabel baru yang mahal di mal terdekat, coba tengok dulu ke dalam lubang kecil di bawah HP Anda. Siapa tahu, masalahnya hanya butuh sedikit perhatian dan sebatang tusuk gigi.