Jak Buzz – Fenomena thrifting atau berburu pakaian bekas impor kini tidak lagi terbatas pada jaket vintage atau kaos bermerek. Belakangan ini, tren berburu baju-daleman bekas di Pasar Senen menjadi perbincangan hangat.
Mulai dari bra, celana dalam, hingga lingerie bekas asal Korea Selatan dan Jepang banyak diburu karena harganya yang miring dan kualitas desain yang unik.
Namun, muncul satu pertanyaan besar bagi para calon pembeli: apakah pakaian dalam tersebut sudah dicuci bersih oleh pedagang, atau justru langsung dipajang begitu saja dari karung?
Artikel ini akan mengupas tuntas realita di lapangan berdasarkan pantauan terbaru di sentra pakaian bekas Pasar Senen.
Jadwal dan Realita Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Senen

Menjelang Lebaran 2026, keramaian di Pasar Senen, Jakarta Pusat, terus meningkat.
Banyak pengunjung yang sengaja datang untuk mencari pakaian bermerek dengan harga terjangkau.
Menariknya, gerai yang menjual pakaian dalam justru tampak lebih padat dibandingkan gerai kemeja atau jaket.
Berdasarkan penelusuran di lokasi, terdapat dua tipe pedagang dalam hal pengelolaan kebersihan barang dagangan mereka:
1. Pedagang yang Mencuci Bersih Barang Dagangannya

Beberapa pedagang, seperti Nano yang menjual kaos dan pakaian dalam bermerek, mengaku sangat menjaga kebersihan. Mereka memahami bahwa pakaian dalam adalah barang yang sensitif.
- Proses Pencucian:
Pakaian dicuci menggunakan air panas dan deterjen untuk membunuh kuman.
- Finishing:
Setelah kering, pakaian disetrika agar tampilannya rapi, tidak lecek, dan tercium aroma wangi saat calon pembeli melewati toko.
- Tujuan:
Memberikan kenyamanan kepada pembeli agar tidak ragu saat memilih barang.
2. Pedagang yang Menjual Langsung (Tanpa Cuci)

Di sisi lain, ada juga pedagang seperti Teku yang memilih untuk langsung memajang barang dari karung (ball). Alasan utamanya adalah efisiensi modal. Mencuci ribuan potong pakaian dalam tentu membutuhkan biaya operasional tambahan yang tidak sedikit.
- Kondisi Barang:
Biasanya terlihat lebih lecek dan lusuh dibandingkan toko yang sudah mencuci barangnya.
- Saran Pedagang:
Mereka secara jujur menyarankan pembeli untuk mencuci sendiri barang tersebut dengan air panas sesampainya di rumah.
Mengapa Pakaian Dalam Bekas Sangat Diminati?
Meski terdengar tabu bagi sebagian orang, peminat pakaian dalam bekas impor ternyata sangat besar. Berikut adalah beberapa alasan utamanya:
Harga yang Sangat Terjangkau

Di Pasar Senen, harga bra atau lingerie bekas berkisar antara Rp5.000 hingga Rp35.000 saja. Dengan uang yang sangat minim, pembeli bisa mendapatkan barang dengan merek internasional yang harga barunya mungkin mencapai ratusan ribu rupiah.
Desain Unik dan Langka
Pakaian dalam impor, terutama dari Korea Selatan dan Jepang, memiliki desain yang berbeda dengan produk lokal. Detail renda, potongan, dan warnanya sering kali dianggap lebih modis dan “unik” oleh para wanita di Jakarta.
Kualitas Bahan yang Masih Bagus
Meski bekas, banyak barang yang kondisinya masih 90%. Para kolektor thrift biasanya sangat jeli melihat jahitan dan elastisitas bahan sebelum memutuskan untuk membeli.
Panduan Keamanan: Tips Mencuci Pakaian Dalam Bekas

Bagi Anda yang tergoda untuk berburu baju-daleman bekas di Pasar Senen, faktor kesehatan tetap harus menjadi prioritas utama.
Mengingat pakaian ini bersentuhan langsung dengan kulit sensitif, berikut adalah langkah-langkah sterilisasi yang wajib dilakukan:
- Rendam dengan Air Panas:
Segera setelah sampai di rumah, rendam pakaian dalam tersebut dengan air panas mendidih selama 15-30 menit untuk membunuh bakteri, jamur, atau tungau yang mungkin menempel.
- Gunakan Cairan Antiseptik:
Campurkan cairan antiseptik atau desinfektan pakaian ke dalam rendaman air sabun.
- Cuci Terpisah:
Jangan mencampur pakaian dalam bekas dengan pakaian sehari-hari anggota keluarga lainnya pada pencucian pertama.
- Jemur di Bawah Sinar Matahari:
Pastikan pakaian kering sempurna di bawah sinar matahari langsung karena sinar UV bertindak sebagai disinfektan alami.
- Setrika dengan Suhu Tinggi:
Proses penyetrikaan dengan suhu panas akan memastikan sisa-sisa kuman mati sepenuhnya.
Berbelanja baju-daleman bekas di Pasar Senen memang menawarkan keuntungan dari segi harga dan gaya.
Namun, sebagai konsumen yang cerdas, Anda harus tetap waspada. Sebagian pedagang memang sudah mencuci barangnya hingga wangi, namun sebagian lainnya tidak.
Pastikan Anda selalu melakukan proses sterilisasi mandiri di rumah menggunakan air panas dan antiseptik sebelum memakainya.
Dengan kehati-hatian yang tepat, Anda bisa tampil branded dengan modal minim tanpa harus mengorbankan kesehatan kulit Anda.
Selamat berburu barang impian di Pasar Senen!











