Beranda Jak-News Suasana CFD Jakarta di Pekan Pertama Ramadan, Lebih Lengang namun Tetap Semarak

Suasana CFD Jakarta di Pekan Pertama Ramadan, Lebih Lengang namun Tetap Semarak

8
Suasana CFD Jakarta di Pekan Pertama Ramadan, Lebih Lengang namun Tetap Semarak
Suasana CFD Jakarta di Pekan Pertama Ramadan, Lebih Lengang namun Tetap Semarak

Jak Buzz – Suasana Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada pekan pertama Ramadan terpantau lebih lengang dari biasanya. Meski demikian, antusiasme warga untuk berolahraga tetap tinggi.

Dikutip jakbuzz.com dari detikcom, Minggu (22/2/2026) pukul 08.25 WIB, arus pejalan kaki dan pesepeda di area CFD Bundaran HI terlihat lebih renggang. Kondisi ini membuat masyarakat yang beraktivitas seperti berlari, bersepeda, maupun berjalan santai merasa lebih leluasa.

Cuaca mendung disertai gerimis tipis turut mewarnai pagi itu. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat warga untuk tetap menjaga kebugaran selama menjalani ibadah puasa.

Seorang warga, Abdul Faris (17), menilai suasana CFD pada hari pertama Ramadan terasa lebih nyaman karena tidak terlalu ramai.

“CFD hari pertama Ramadan sekarang Alhamdulillah cuacanya sendu, sepi, nggak ramai. Kalau ramai menurut saya bikin pusing, larinya jadi zigzag-zigzag. Ini kan enak, los. Udara juga mendukung,” ujar Faris, dikutip jakbuzz.com dari detikcom.

Faris mengaku tetap rutin berolahraga meski sedang berpuasa. Ia menyesuaikan waktu dan intensitas aktivitas fisiknya agar tetap bugar.

“Kalau mau tips lari di bulan Ramadan sih, kalau nggak habis sahur, kalau nggak pas mau buka. Kalau kita sih tadi mulai dari jam 6,” katanya.

Pengunjung lainnya, Rashan, mengatakan dirinya bersama sang istri datang ke kawasan CFD untuk berjalan santai sekaligus mengurus pencetakan kartu transportasi gratis bagi penyandang disabilitas. Ia mengaku suasana yang lebih lengang justru membuat aktivitas pagi itu terasa lebih nyaman.

“Sebenarnya tujuan utamanya kita mau ada acara nyetak kartu disabilitas, makanya sekalian lewat, sambil olahraga juga,” ujar Rashan, dikutip jakbuzz.com dari detikcom.

Sementara itu, Ade (33) memilih tetap berlari meski tengah berpuasa. Ia memulai aktivitasnya sekitar pukul 06.30 WIB dengan rute dari kawasan Gelora Bung Karno hingga Bundaran HI. Menurutnya, perbedaan utama saat Ramadan terletak pada pengurangan intensitas olahraga.

“Saya tetap lari. Kalau aktivitas sama saja, cuma intensitasnya dikurangin,” kata Ade.

Ade menambahkan, suasana CFD yang lebih sepi serta kualitas udara yang lebih baik menjadi nilai tambah untuk berolahraga di bulan Ramadan.

“Hari ini kebetulan juga hujan, terus kalau memang CFD itu kan bebas polusi ya, jadi lumayan membantu kita untuk lari di pagi hari pas lagi Ramadan,” tuturnya.

Meski jumlah pengunjung tidak sebanyak hari biasa, CFD di Bundaran HI tetap menjadi ruang publik favorit warga Jakarta untuk menjaga kebugaran sekaligus menikmati suasana kota yang lebih tenang selama bulan suci. (ah)